Sayang, ini rasanya sudah mulai kelewatan.
Bercerita apa yang aku alami hari ini padamu, sedangkan kau membuka pesanku pun enggan.
Aku hanya ingin kau tahu bahwa aku sedang baik baik saja disini, baik baik saja menunggu kabar darimu.
Aku tahu bahwa kau sibuk dengan tugas tugas kuliahmu, terakhir kau
mengabariku kemarin, hari kamis jam 9 walaupun di pesanmu hanya tertulis
"PING!!!" 2x.
Baru ku balas satu jam setelahnya.
Kau tak membalasnya kembali sampai detik ini. Tapi seditaknya aku tahu bahwa kau sedang baik baik saja disana.
Aku tidak mengeluh karena kau tak balas pesanku, aku hanya rindu padamu, rindu perhatianmu, rindu canda tawa kita.
Rindu semua keseharianku denganmu.
Aku akan selalu tetap disini, tak akan pernah beranjak pergi darimu.
Aku tak pernah berfikiran negatif karena tak ada kabar darimu. Aku selalu berfikir positif tentang dirimu "karena kau sibuk dengan tugas-tugasmu" itu yang aku tahu.
Karena aku tahu, wanita yang baik tak akan berfikiran buruk tentang lelakinya.
Tapi aku sungguh merindukanmu, aku ingin di manja dengan perhatianmu, ingin kau buat tertawa kerena tingkah polosmu.
Ini aku, wanitamu yang selalu menunggu kabar darimu, wanita yang tiada hentinya menangis karena merindukammu.
I miss you, Rio Anggara
Baru ku balas satu jam setelahnya.
Kau tak membalasnya kembali sampai detik ini. Tapi seditaknya aku tahu bahwa kau sedang baik baik saja disana.
Aku tidak mengeluh karena kau tak balas pesanku, aku hanya rindu padamu, rindu perhatianmu, rindu canda tawa kita.
Rindu semua keseharianku denganmu.
Aku akan selalu tetap disini, tak akan pernah beranjak pergi darimu.
Aku tak pernah berfikiran negatif karena tak ada kabar darimu. Aku selalu berfikir positif tentang dirimu "karena kau sibuk dengan tugas-tugasmu" itu yang aku tahu.
Karena aku tahu, wanita yang baik tak akan berfikiran buruk tentang lelakinya.
Tapi aku sungguh merindukanmu, aku ingin di manja dengan perhatianmu, ingin kau buat tertawa kerena tingkah polosmu.
Ini aku, wanitamu yang selalu menunggu kabar darimu, wanita yang tiada hentinya menangis karena merindukammu.
I miss you, Rio Anggara


0 komentar:
Posting Komentar