Selasa, 13 Januari 2015

Dear kamu laki-laki 18 kilomete[R]ku

Kau mulai berbeda..
kau bukan lagi laki-laki yang pertama ku kenal.
pertama kali ku mengenalmu, kau tak secuek sekarang.

iya aku tau kau sibuk dengan wanitamu, pertama kenal kau masih peduli padaku.
kau masih mau membagi waktu antara aku dan wanitamu.
tapi sekarang kau tak peduli sama sekali padaku.

aku berani menunggumu karena kau yang memberiku cukup perhatian.
hingga ku benar benar berharap menunggumu.

namun sekarang kau membuatku takut menunggu.
aku tersiksa disini :')
aku rasa tak akan ada gunanya aku menunggu, tapi rasa itu masih ada. bahkan masih terbilang `banyak`
sulit bagiku menghilangkan rasa itu.
aku masih menyayangimu.

kau disana sibuk dengan wanitamu, aku disini sibuk memikirkan bagaimana caranya menghilangkan rasa ini kepadamu.

sakit sayang saat ku tau kau mengabaikanku.
pengabaianmu terlalu dalam, hingga aku terpuruk disini.
terpuruk menunggu sesuatu yang tak pasti.
bahkan aku tahu endingnya aku akan kalah.

tapi sungguh sulit bagiku membuat semuanya kembali seperti pertama mengenalmu. membuat hati ini biasa saja saat tak dengar kabar darimu.
aku tersiksa sayang.. bahkan aku terlanjur berjanji pada diriku sendiri untuk tetap menunggumu.

tapi aaaah !
kurasa aku mulai gila !
menyayangi seseorang yang baru ku kenal. bahkan perkenalannya masih dapat ku hitung dengan jari-jariku.

kau membuatku takut untuk menyapamu lewat pesan singkat.
sekalipun menyapa lewat sosial media.
aku hanya berani menanyakan kabarmu lewat temanmu. aku takut nantinya aku dapat pengabaian dan hal itu membuatku semakin terpuruk.

karena aku sadar diri, siapa aku, bagaimana aku, dan bagaimana kekuranganku.

kau harus tau bahwa aku menyayangimu sekalipun kau tak menyayangiku.

0 komentar:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Posting Komentar